Saat nyeri membuat gerak terbatas, TENS membantu Anda kembali merasa lebih nyaman.
TENS sering dipilih untuk keluhan nyeri lutut dan sendi, pinggang, bahu, otot tegang, atau sensasi nyeri menjalar yang sudah diperiksa. Bagi penyintas stroke yang kondisinya stabil, TENS juga dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping setelah mendapat persetujuan tenaga medis.
TENS adalah singkatan dari Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation. Perangkat mengirim impuls listrik ringan melalui elektroda yang ditempelkan pada kulit. Tujuannya adalah membantu memodulasi persepsi nyeri, bukan memperbaiki saraf yang rusak atau menyembuhkan penyebab penyakit.
Bagaimana sesi dilakukan?
Terapis menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan, memeriksa kondisi serta sensasi kulit, menentukan area penempatan elektroda, lalu menaikkan intensitas secara bertahap hingga terasa kuat tetapi tetap nyaman.
Apa yang dikatakan bukti?
Meta-analisis besar tahun 2022 menemukan bukti kepastian sedang bahwa intensitas nyeri dapat lebih rendah selama atau segera setelah TENS dibandingkan plasebo. Manfaatnya dapat berbeda menurut kondisi, parameter alat, dan respons masing-masing orang.
Pertimbangan penggunaan
Kapan metode ini dapat dipertimbangkan?
Nyeri sendi, lutut, pinggang, bahu, atau otot yang terasa tegang
Rasa tidak nyaman akibat saraf terjepit atau nyeri menjalar yang sudah diperiksa
Pendampingan pascastroke dalam kondisi stabil dan dengan persetujuan tenaga medis
Keamanan
Hal yang perlu disampaikan sebelum sesi
Tidak ditempatkan pada kulit luka, terinfeksi, atau area dengan sensasi yang sangat berkurang
Implan elektronik, gangguan irama jantung, epilepsi, dan kehamilan harus disampaikan sebelum sesi
Keluhan neurologis baru atau mendadak memerlukan pemeriksaan medis, bukan reservasi terapi biasa
Referensi
Sumber untuk membaca lebih lanjut
Disusun oleh Tim Edukasi RN Therapeutic berdasarkan sumber yang tercantum. Peninjauan editorial oleh RN Therapeutic; bukan telaah medis.