Kehangatan terkontrol untuk tubuh yang terasa kaku, tegang, dan sulit rileks.
Infrared sering dipilih ketika otot terasa pegal atau kaku dan pelanggan menginginkan sensasi hangat yang menenangkan. Modalitas ini dapat digunakan sendiri atau sebagai persiapan sebelum metode lain.
Infrared therapy menggunakan energi inframerah untuk menghasilkan efek termal atau fotobiomodulasi, bergantung pada jenis perangkat dan panjang gelombangnya. Karena perangkat berbeda dapat menghasilkan efek berbeda, istilah dan manfaatnya perlu mengikuti spesifikasi alat.
Bagaimana sesi dilakukan?
Terapis menilai kulit dan sensasi panas, mengatur jarak serta durasi sesuai petunjuk perangkat, lalu memantau respons pelanggan selama aplikasi.
Apa yang dikatakan bukti?
Tinjauan sistematis melaporkan potensi penurunan nyeri pada beberapa kondisi muskuloskeletal, tetapi protokol dan kualitas studi beragam. Karena itu infrared lebih tepat dijelaskan sebagai terapi pendamping untuk kenyamanan, bukan sebagai penyembuhan.
Pertimbangan penggunaan
Kapan metode ini dapat dipertimbangkan?
Otot terasa kaku, tegang, pegal, atau sulit rileks
Membutuhkan sensasi hangat sebelum TENS atau metode lainnya
Kondisi kulit dan kemampuan merasakan panas dinilai baik
Keamanan
Hal yang perlu disampaikan sebelum sesi
Tidak digunakan pada kulit luka, meradang berat, atau area dengan gangguan sensasi tanpa penilaian
Jarak dan durasi harus dikontrol untuk mencegah panas berlebih atau luka bakar
Kondisi vaskular dan medis tertentu perlu dikonsultasikan terlebih dahulu
Referensi
Sumber untuk membaca lebih lanjut
Disusun oleh Tim Edukasi RN Therapeutic berdasarkan sumber yang tercantum. Peninjauan editorial oleh RN Therapeutic; bukan telaah medis.